Antasida dengan Kandungan Aluminium dan/atau Magnesium


Antasida dengan Kandungan Aluminium dan/atau Magnesium

 

Antasida yang mengandung magnesium atau aluminium yang relatif tidak larut dalam air seperti magnesium karbonat, hidroksida, dan trisilikat serta aluminium glisinat dan hidroksida, bekerja lama bila berada dalam lambung sehingga sebagian besar tujuan pemberian antasida tercapai. Sediaan yang mengandung magnesium mungkin dapat menyebabkan diare, sedangkan yang mengandung aluminium mungkin menyebabkan konstipasi; antasida yang mengandung magnesium dan aluminium dapat mengurangi efek samping pada usus besar ini. Akumulasi aluminium tampaknya tidak menjadi risiko bila fungsi ginjal normal.

Manfaat sediaan campuran dibanding sediaan tunggalnya belum jelas benar, kapasitas penetralan keduanya mungkin sama. Selain itu, kompleks seperti hidrotalsit, tidak menunjukkan manfaat khusus.

Monografi: 
 
Obat

ALUMINIUM HIDROKSIDA

Indikasi: 

dispepsia, hiperfosfatemia (lihat 9.5.2.2).

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; gangguan ginjal (Lampiran 3).

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (antasida).

Kontraindikasi: 

hipofosfatemia, porfiria.

Dosis: 

1-2 tablet dikunyah 4 kali sehari dan sebelum tidur atau bila diperlukan. Suspensi: 1-2 sachet (7-14 mL), 3-4 kali sehari, anak > 8 tahun: ½ -1 sachet, 3-4 kali sehari.

MAGNESIUM HIDROKSIDA

Indikasi: 

dispepsia.

Peringatan: 

gangguan ginjal (lampiran 3).

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (antasida).

Kontraindikasi: 

hipofosfatemia.

Efek Samping: 

diare, bersendawa karena terlepasnya karbondioksida.

Dosis: 

1-2 tablet dikunyah 4 kali sehari dan sebelum tidur atau bila diperlukan. Suspensi: 5 mL, 3-4 kali sehari.

Kombinasi Mg(OH)2, CaCO3, Famotidin

Indikasi: 

untuk mengurangi gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak duodeni, yang tidak dapat diatasi dengan antasida.

Peringatan: 

gangguan ginjal, gangguan hati, hamil, menyusui; tidak dianjurkan digunakan terus menerus lebih dari 2 minggu kecuali atas petunjuk dokter.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (antasida).

Kontraindikasi: 

hipofosfatemia, alergi terhadap famotidin atau antagonis reseptor H2 lainnya.

Efek Samping: 

konstipasi, diare, mual, muntah, sakit kepala, pusing, gangguan irama jantung dan ruam kulit.

Dosis: 

Dewasa dan anak di atas 12 tahun: sehari 2 x 1 tablet kunyah, diminum jika timbul gejala atau 1 jam sebelum makan. Maksimum 2 tablet/hari (2 tablet dalam 24 jam). Sebaiknya tidak diminum bersama makanan. Tablet dikunyah sebelum ditelan. Untuk anak < 12 tahun: sesuai petunjuk dokter.

KOMPLEKS MAGNESIUM HIDROTALSIT

Indikasi: 

untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, tukak lambung, tukak duodeni dengan gejala-gejala seperti mual, kembung dan perasaan penuh pada lambung.

Peringatan: 

gangguan ginjal; lihat juga catatan di atas.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (antasida dan adsorben).

Dosis: 

Dewasa: 3-4 kali sehari, 1-2 tablet. Anak-anak 6-12 tahun: sehari 3-4 kali, ½-1 tablet. Dianjurkan untuk minum obat ini segera pada saat timbul gejala dan dilanjutkan 1-2 jam sebelum makan atau setelah makan dan sebelum tidur malam. Dapat diminum dengan air atau dikunyah langsung.

MAGNESIUM KARBONAT

Indikasi: 

dispepsia.

Peringatan: 

gangguan ginjal; dan lihat juga catatan di atas;

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (antasida).

Kontraindikasi: 

hipofosfatemia.

Efek Samping: 

diare, bersendawa karena terlepasnya karbondioksida.

Dosis: 

1-2 tablet dikunyah 4 kali sehari dan sebelum tidur atau bila diperlukan; Suspensi: 10 mL 3 x sehari.

MAGNESIUM TRISILIKAT

Indikasi: 

dispepsia

Peringatan: 

gangguan ginjal ; lihat juga catatan di atas,

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (antasida dan adsorben).

Kontraindikasi: 

hipofosfatemia

Efek Samping: 

diare, sendawa akibat dari dihasilkannya CO2, batu ginjal berasal dari silica dilaporkan pada terapi jangka panjang.

Dosis: 

1-2 tablet dikunyah, diberikan hingga 4 kali sehari dan sebelum tidur atau bila diperlukan. Suspensi: 1-2 sachet (7-14 mL), 3-4 kali sehari, anak > 8 tahun: ½ - 1 sachet, 3-4 kali sehari.

 

Sumber :

https://pionas.pom.go.id